
Foto | Prakiraan perairan Sabang-Banda Aceh pada 9 September 2026 menunjukkan tinggi gelombang mencapai 1,25-2,5 meter.(dok.kreasi AI AGN)
Sabang.AGN – Kondisi cuaca di wilayah Kota Sabang dan sekitarnya pada Rabu, 9 September 2026, diprakirakan didominasi cuaca berawan hingga cerah berawan. Masyarakat yang beraktivitas di laut maupun wisatawan yang hendak melakukan perjalanan antarpulau diimbau tetap memperhatikan perkembangan kondisi cuaca.
Berdasarkan prakiraan Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, kondisi tersebut berlaku mulai pukul 07.00 WIB pada 9 September hingga pukul 07.00 WIB pada 10 September 2026.
Pada sejumlah wilayah seperti Sukajaya, Sukakarya dan Sukamakmue, cuaca pada pagi hari diprakirakan berawan. Memasuki pukul 10.00 WIB, kondisi berubah menjadi cerah berawan dan relatif bertahan pada siang hingga malam hari.
Sementara itu, suhu udara di Kota Sabang dan sekitarnya diprakirakan berada pada kisaran 25 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni sekitar 70 hingga 90 persen.
Dari sisi angin, kecepatan angin diprakirakan mencapai sekitar 29 kilometer per jam, sementara untuk wilayah perairan Sabang-Banda Aceh angin bertiup dari arah barat daya hingga barat dengan kecepatan sekitar 15-20 knot.
Kondisi laut juga perlu menjadi perhatian. Tinggi gelombang di perairan Sabang-Banda Aceh diprakirakan berada pada kategori sedang dengan ketinggian sekitar 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi ini perlu diperhatikan oleh nelayan, operator transportasi laut maupun masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan pesisir.
Selain kondisi gelombang, Stasiun Meteorologi Maimun Saleh juga memprakirakan adanya perubahan pasang surut sepanjang Rabu. Air laut diprakirakan surut sekitar pukul 01.00-02.00 WIB dengan ketinggian 0,8 meter, kemudian pasang pada pukul 07.00-09.00 WIB mencapai 1,2 meter.
Pasang surut berikutnya diprakirakan terjadi pada pukul 14.00-16.00 WIB dengan ketinggian 0,6 meter, sebelum kembali mengalami pasang pada sekitar pukul 20.00-22.00 WIB dengan ketinggian mencapai 1 meter.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat khususnya pengguna transportasi laut disarankan tetap berhati-hati dan mengikuti informasi cuaca terbaru dari BMKG. Wisatawan yang melakukan aktivitas di laut juga diharapkan mempertimbangkan kondisi gelombang sebelum melakukan perjalanan atau kegiatan wisata bahari.[ARD]
0 Komentar