.jpg)
Foto | Bripda Dolly Isma Indra, personel Ditsamapta Polda Aceh sekaligus mahasiswa UIN Ar-Raniry yang meraih juara MHQ 30 juz tingkat internasional.(dok.AGN)
Banda Aceh.AGN – Bripda Dolly Isma Indra, personel Ditsamapta Polda Aceh yang juga mahasiswa UIN Ar-Raniry, kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional setelah menjadi juara Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) 30 juz pada Seiba International Festival.
Kompetisi tersebut berlangsung di UIN Imam Bonjol Padang dan diikuti peserta dari 20 perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) di Indonesia serta perwakilan lima negara ASEAN, yakni Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand dan Kamboja.
Dolly yang tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry berhasil keluar sebagai juara pada cabang hafalan 30 juz.
Prestasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Dolly dalam berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan kompetisi keislaman. Kiprahnya dimulai saat meraih juara III MTQ tingkat Kota Subulussalam pada cabang Fahmil Quran tahun 2014.
Dua tahun kemudian, ia meraih juara I cabang 20 juz MTQ Kota Subulussalam. Pada 2018, Dolly kembali menjadi juara I, kali ini pada cabang hafalan 30 juz.
Prestasinya berlanjut ke tingkat provinsi. Pada MTQ Aceh Timur 2017, ia meraih juara III cabang Tafsir Bahasa Arab. Kemudian pada MTQ Provinsi Aceh di Pidie tahun 2019, Dolly berhasil menjadi juara I cabang Tafsir Bahasa Arab dan Hafalan 30 Juz.
Hasil tersebut mengantarkannya mewakili Aceh pada Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional di Kalimantan Barat pada tahun yang sama. Dolly juga meraih juara III Musabaqah Qiraatil Kutub tingkat Provinsi Banda Aceh pada cabang Hadits.
Pada MTQ Nasional 2020 di Sumatera Barat, Dolly kembali dipercaya mewakili Aceh untuk cabang Tafsir Bahasa Arab dan Hafalan 30 Juz. Setahun kemudian, ia menjadi finalis Musabaqah Hifzil Quran yang digelar Kedutaan Besar Arab Saudi tingkat nasional di Jakarta untuk cabang hafalan 20 juz.
Selain prestasi Dolly, UIN Ar-Raniry juga membawa pulang sejumlah penghargaan dari ajang tersebut, yakni tiga medali platinum, sembilan medali emas dan empat medali perak dari berbagai cabang perlombaan.
Pencapaian itu sekaligus menambah catatan prestasi Dolly yang terus berkembang dari kompetisi tingkat daerah hingga mampu bersaing dalam ajang yang diikuti peserta dari sejumlah negara ASEAN.[CSA]
0 Komentar