510 Kader Ikuti Diklat Laskar Gerindra Aceh di Jantho

Foto | Ketua DPD Partai Gerindra Aceh H. Fadhlullah memberikan arahan kepada peserta Diklat Laskar Gerindra Aceh di Jantho Sport Center, Aceh Besar, Sabtu (26/9/2026).(dok.AGN)

Sabang.AGN – Sebanyak 510 kader dari 23 kabupaten/kota mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Provinsi Aceh yang berlangsung di Lapangan Jantho Sport Center, Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan yang berlangsung sejak 25 September hingga 27 September 2026 tersebut menjadi ajang pembinaan bagi kader yang ditunjuk sebagai perwakilan dari masing-masing daerah di Aceh. Pelatihan itu diarahkan tidak hanya pada pembentukan kedisiplinan, tetapi juga penguatan organisasi dan kesiapan kader dalam menjalankan tugasnya.

Ketua DPD Partai Gerindra Aceh, H. Fadhlullah yang juga Wakil Gubernur Aceh, hadir dalam kegiatan tersebut pada Sabtu (26/9/2026). Kedatangannya mendapat sambutan meriah dari peserta yang memenuhi lokasi pelatihan dengan yel-yel dan seruan penyemangat.

Dalam arahannya, Fadhlullah yang akrab disapa Dek Fadh mengatakan keberadaan Laskar Gerindra tidak cukup hanya ditopang kemampuan fisik. Menurutnya, pembinaan kader juga berkaitan dengan penguatan struktur organisasi agar mampu bekerja secara terarah hingga ke tingkat paling bawah.

“Laskar Gerindra Aceh harus meusibak agam,” tegas Dek Fadh di hadapan para peserta.

Ia juga meminta peserta menjalani seluruh rangkaian pelatihan dengan serius serta menjaga disiplin selama kegiatan. Para anggota, kata dia, harus mampu menjalankan peran sebagai bagian dari organisasi dengan tetap menjaga ketertiban dan kekompakan.

Dek Fadh turut mengingatkan kader mengenai pentingnya keberanian yang disertai keteguhan moral dalam menjalankan tugas organisasi. Sikap tersebut, menurutnya, perlu berjalan bersama dengan penghormatan terhadap masyarakat dan kepatuhan terhadap ketentuan hukum.

Selain membangun kekuatan internal, ia menekankan agar kader tidak mengabaikan lingkungan sosial di sekitarnya. Anggota Laskar Gerindra diminta menjaga sikap dalam kehidupan bermasyarakat dan memastikan keberadaan organisasi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Anggota harus membangun organisasi yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan masyarakat luas,” pungkasnya.[CSA]

0 Komentar