100 Lulusan FSH UIN Ar-Raniry Selesaikan Studi Tanpa Skripsi

Foto | Yudisium FSH UIN Ar-Raniry, 100 Lulusan Selesaikan Studi Lewat Publikasi Ilmiah.(Humas UIN Ar-Raniry untuk AGN)

Banda Aceh.AGN – Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh meluluskan 200 sarjana pada Yudisium Gelombang III Tahun Akademik 2025/2026. Menariknya, separuh dari lulusan tersebut menyelesaikan tugas akhir melalui publikasi ilmiah tanpa menempuh skripsi.

Dekan FSH UIN Ar-Raniry, Prof Mursyid Djawas mengatakan, dari 200 mahasiswa yang dinyatakan lulus, sebanyak 100 orang menyelesaikan studi melalui publikasi artikel pada jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi Scopus.

“Pada gelombang ini, FSH UIN Ar-Raniry meluluskan 200 lulusan, 100 di antaranya lulus tanpa skripsi atau mahasiswa menyelesaikan studinya melalui publikasi artikel pada jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi Scopus,” ujar Mursyid dalam sambutannya pada yudisium di Auditorium Prof Ali Hasjmy, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Rabu (23/9/2026).

Ia menjelaskan, skema penyelesaian studi melalui karya ilmiah tersebut merupakan bagian dari kebijakan UIN Ar-Raniry. Ketentuan itu tertuang dalam Keputusan Rektor Nomor 200 Tahun 2024.

Melalui kebijakan tersebut, mahasiswa diberikan sejumlah pilihan dalam menyelesaikan tugas akhir. Selain skripsi, tugas akhir dapat ditempuh melalui publikasi ilmiah, pembuatan prototipe maupun proyek sesuai ketentuan yang berlaku.

Mursyid menyebutkan, jumlah lulusan FSH yang menggunakan jalur publikasi ilmiah menunjukkan kecenderungan meningkat. Skema tersebut dinilai memberikan alternatif bagi mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan dengan menghasilkan karya akademik yang dapat dipublikasikan.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FSH UIN Ar-Raniry, Dedy Sumardi mengatakan, 200 lulusan pada yudisium kali ini terdiri dari 93 laki-laki dan 107 perempuan.

Selain itu, terdapat tujuh mahasiswa asing asal Malaysia yang turut dinyatakan lulus. Dari keseluruhan lulusan, sebanyak 68 orang meraih predikat cum laude, 37 orang memperoleh predikat pujian dan 95 lainnya meraih predikat sangat baik.

Dalam kegiatan tersebut, Dr Ihdi Karim Makinara juga menyampaikan orasi ilmiah. Ia menilai lulusan FSH masih memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi dalam pembangunan dan kehidupan masyarakat Aceh.

Menurut Ihdi, penerapan syariat Islam di Aceh yang memiliki dasar hukum membuka kebutuhan terhadap sumber daya manusia dengan latar belakang keilmuan syariah dan hukum.

Ia mendorong para alumni FSH untuk mengambil peran dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan pelaksanaan syariat Islam serta kebutuhan hukum di tengah masyarakat Aceh.

Yudisium tersebut menjadi bagian dari proses akademik FSH UIN Ar-Raniry dalam melepas para lulusan untuk melanjutkan kiprah di masyarakat, sekaligus menunjukkan semakin beragamnya jalur penyelesaian tugas akhir di lingkungan perguruan tinggi.[CSA]

0 Komentar