Sabang.AGN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sabang meningkatkan pendampingan terhadap Adif Fata Amrullah, siswa SMA Negeri 1 Sabang yang akan mewakili Aceh pada ajang Duta Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah agar Adif mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional. Selain pembinaan secara teknis, Dishub Sabang juga memberikan motivasi dan masukan untuk penyempurnaan inovasi yang menjadi andalan dalam kompetisi tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang melalui Sekretaris, Bob Martza Wahyudhie, S.E., mengatakan pihaknya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung prestasi generasi muda, khususnya setelah Adif berhasil meraih predikat Duta LLAJ Tingkat Provinsi Aceh.
"Hari ini kami datang ke SMA Negeri 1 Sabang sebagai bagian dari pembinaan terhadap pelajar berprestasi. Beberapa waktu lalu Adif berhasil menjadi juara di tingkat provinsi dan akan mewakili Aceh pada ajang nasional. Tentu kami ingin memberikan dukungan penuh agar prestasi itu bisa ditingkatkan di tingkat nasional," ujar Bob pada Jum'at (31/7/2026).
Ia menjelaskan, pembinaan telah dilakukan selama lebih dari satu bulan melalui sejumlah pertemuan, baik di kantor Dinas Perhubungan maupun di luar kantor. Memasuki masa persiapan yang semakin singkat, tim pembina kini memilih lebih sering mendatangi sekolah agar proses pendampingan berjalan lebih efektif.
Menurut Bob, keterbatasan yang dimiliki daerah tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Sabang untuk berprestasi. Karena itu, Dishub Sabang berupaya memberikan semangat, pendampingan, serta berbagai ide kreatif agar Adif dapat mempersiapkan diri secara optimal menjelang kompetisi nasional.
"Kami ingin memastikan semangat anak ini tetap terjaga. Jangan sampai kendala-kendala yang ada justru mengganggu mentalnya. Kami akan berusaha sekuat tenaga mendukung cita-citanya menjadi juara nasional," katanya.
Ia juga menilai keberhasilan Adif menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah kepulauan dan perbatasan tetap mampu bersaing dengan peserta dari daerah lain di Indonesia. Prestasi tersebut, menurutnya, menjadi motivasi bagi generasi muda Sabang untuk terus berkarya dan berinovasi.
"Ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berprestasi. Anak-anak Sabang tetap layak diperhitungkan di tingkat nasional. Anak saya sendiri merupakan alumni SMA Negeri 1 Sabang, sehingga ada kebanggaan tersendiri bisa ikut mendukung adik-adik yang sedang berjuang membawa nama daerah," ungkapnya.
Diketahui, Adif Fata Amrullah mengembangkan sebuah prototipe pendeteksi kualitas udara di dalam kendaraan yang mampu mengenali keberadaan sejumlah gas berbahaya, seperti karbon monoksida, metana, butana, dan propana. Perangkat tersebut dirancang sebagai sistem peringatan dini guna membantu mencegah risiko keracunan gas di dalam mobil berpendingin udara.
Inovasi di bidang keselamatan transportasi itu menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Adif meraih gelar Duta LLAJ Tingkat Provinsi Aceh. Saat ini, prototipe tersebut terus disempurnakan untuk meningkatkan akurasi dan kemampuan deteksinya sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional pada September mendatang.[DIKK]

0 Komentar