Ikuti Orientasi, PPPK Sabang Didorong Pahami Etika dan Tanggung Jawab Pelayanan

Foto | Orientasi PPPK menjadi pembekalan bagi 50 peserta untuk memahami tugas, etika dan tanggung jawab sebagai ASN.(dok.AGN)

Sabang.AGN – Menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak hanya menuntut kemampuan menjalankan pekerjaan sesuai jabatan. Pemahaman mengenai etika, tanggung jawab dan pelayanan kepada masyarakat juga menjadi bagian yang ditekankan dalam Orientasi PPPK Tahun 2026 Angkatan III di Kota Sabang.

Salah seorang peserta, Zaldin, yang bertugas di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Sabang, mengatakan orientasi memberikan pengalaman sekaligus pemahaman baru bagi peserta yang mulai menjalankan tugas sebagai PPPK.

Menurutnya, materi selama kegiatan membantu peserta mengenali posisi mereka sebagai bagian dari aparatur sipil negara. Pembekalan tersebut dinilai penting agar PPPK memahami bukan hanya pekerjaan teknis di unit masing-masing, tetapi juga aturan dan sikap yang harus dijaga dalam lingkungan pemerintahan.

“Orientasi ini memberikan banyak pemahaman bagi kami sebagai PPPK. Kami mendapat gambaran tentang tugas sebagai ASN, termasuk bagaimana menjaga etika dan menjalankan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan,” ujar Zaldin.

Ia berharap materi yang diterima selama orientasi tidak berhenti sebagai pengetahuan selama mengikuti kegiatan. Pemahaman tersebut diharapkan dapat diterapkan ketika peserta kembali menjalankan pekerjaan di perangkat daerah masing-masing.

Bagi Zaldin, tanggung jawab sebagai ASN berkaitan erat dengan bagaimana setiap pegawai menjalankan pekerjaan dan memberikan pelayanan sesuai tugasnya. Karena itu, pemahaman mengenai etika menjadi bagian penting yang perlu dibawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Setelah mengikuti orientasi ini, kami berharap bisa menjalankan tugas dengan lebih baik dan memahami tanggung jawab sebagai bagian dari Pemerintah Kota Sabang,” katanya.

Orientasi tersebut diikuti 50 PPPK dari berbagai perangkat daerah. Para peserta memiliki latar belakang berbeda, mulai dari tenaga teknis, tenaga kesehatan hingga guru.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi dan Profesi ASN BKPSDM Kota Sabang, Andi Siswanda, S.Sos., M.M., mengatakan perbedaan bidang kerja tersebut membuat setiap PPPK memiliki tugas yang berbeda. Namun, mereka tetap perlu memperoleh pemahaman dasar yang sama mengenai fungsi dan kedudukannya sebagai ASN.

Orientasi dilaksanakan selama tiga hari pada akhir September 2026 di Aula BKPSDM Kota Sabang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengembangan kompetensi PPPK sebagaimana diatur dalam Peraturan LAN Nomor 15 Tahun 2020.

Selain pengenalan fungsi dan tugas ASN, peserta juga diberikan pemahaman mengenai nilai serta etika yang berlaku dalam instansi pemerintah. Materi tersebut menjadi bekal bagi peserta dalam menyesuaikan diri dengan tanggung jawab sebagai aparatur.

Andi mengatakan orientasi PPPK dilaksanakan satu kali selama seseorang berstatus sebagai PPPK. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses untuk memberikan pemahaman dasar sebelum aparatur menjalankan tugas sesuai jabatan dan unit kerjanya.

Dengan pembekalan tersebut, PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Sabang diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pekerjaan. Tidak hanya menyelesaikan tugas sesuai bidang masing-masing, tetapi juga menjaga etika dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.[DIKK]

0 Komentar