CKG Pelajar di Sabang Capai 81,7 Persen, 2.417 Siswa Sudah Jalani Skrining

Foto | Petugas melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pelajar dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukakarya, Kota Sabang.(dok.AGN)

Sabang.AGN – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukakarya, Kota Sabang, telah menjangkau 2.417 siswa dari total 3.061 sasaran hingga September 2026.

Pemeriksaan yang menyasar pelajar tingkat SD hingga SMA tersebut telah berlangsung sejak 3 Agustus 2026 dan dilaksanakan secara bertahap di 19 sekolah.

Kepala UPTD Puskesmas Sukakarya, Nurkismawarni, S.Kep., mengatakan pemeriksaan dilakukan melalui skrining awal untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa sekaligus mendeteksi potensi masalah kesehatan sejak dini.

“Secara umum CKG yang dicanangkan oleh pemerintah adalah untuk pemeriksaan kesehatan gratis. Dengan pemeriksaan skrining awal kita dapat mendeteksi secara dini masalah-masalah kesehatan yang dijumpai pada anak-anak sekolah,” kata Nurkismawarni, Senin (14/9/2026).

Jenis pemeriksaan disesuaikan dengan usia dan jenjang pendidikan. Bagi siswa SD dilakukan pemeriksaan antara lain gula darah, sedangkan pelajar remaja mendapatkan pemeriksaan hemoglobin (HB), gula darah dan HBsAg.

Hingga saat ini, capaian pemeriksaan telah mencapai 81,7 persen. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena pelaksanaan CKG di SMA Negeri 2 Sabang masih berlangsung hingga 16 September 2026.

Di sekolah tersebut terdapat 521 siswa yang menjadi sasaran. Sebanyak 136 siswa atau 26,10 persen telah menjalani pemeriksaan, sementara siswa yang belum mengikuti skrining masih diberi kesempatan untuk mendapatkan layanan.

Nurkismawarni juga menyampaikan bahwa masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan gratis secara mandiri dapat mendatangi Puskesmas Sukakarya. Sementara tim CKG masih bergerak secara mobile ke sekolah-sekolah yang pelaksanaannya belum selesai.

Puskesmas Sukakarya menargetkan seluruh siswa yang masuk dalam sasaran dapat memperoleh pemeriksaan. Hasil skrining nantinya diharapkan menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan pelajar dan membantu penanganan lebih dini jika ditemukan masalah kesehatan.[DIKK]

0 Komentar